RSS

Cinta, Wanita, Dusta

"Ya, aku lebih banyak bercinta dengan sastra, dari pada bercinta dengan wanita yang penuh dusta"
Plak! telapak tangan melayang bebas di udara, hingga akhirnya terjun bebas ke pipi ku.
"Kau bilang bunga mawar pendusta, lalu kau sebut apa ibu mu?"
Hening, aku tak mampu berkata. Bahkan seekor jangkrik pun beringsut mundur menyembunyikan suaranya.

0 komentar:

Posting Komentar